Home Berita Kerajaan Tersembunyi ” Lembah Tumpang “

Kerajaan Tersembunyi ” Lembah Tumpang “

0
SHARE

Malang, Geliat pariwisata di Jawa Timur semakin menarik para investor untuk membuat fasilitas bagi para wisatawan untuk memanjakan mata. Salah satu obyek wisata yang sangat populer di kalangan rekanmbois yaitu Gunung Bromo. Wisata alam yang menyuguhkan keindahan lautan pasir dan Kawah Bromo ini dapat diakses melalui 3 wilayah kabupaten yakni Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Malang.

Pintu akses via Kabupaten Malang identik dengan Kecamatan Tumpang. Kecamatan di sisi timur Kabupaten Malang ini merupakan gerbang masuk ke kawasan wana wisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Ribuan wisatawan dan traveler yang datang setiap harinya menarik investor untuk mendirikan sebuah Resort yang bernama Lembah Tumpang.

Resort Mbois yang luasnya sekitar 20 Hektar ini mulai dibangun pada tahun 2014 dan baru selesai 30%nya. Hingga kini resort yang berada di Desa Slamet Tumpang tersebut terus dibangun hingga target akhir rampung semuanya pada tahun 2018. Jika target terselesaikan sesuai rencana, maka di Kecamatan Tumpang – Kabupaten Malang akan ada sebuah kerajaan tersembunyi. Di sini rekanmbois dapat menikmati jernihnya air sumber di kolam renang yang begitu asri dengan membayar hanya Rp 40.000 per orang. Selain itu ada juga fasilitas outbound dan camping ground yang disiapkan jika rekanmbois hendak mengadakan even gathering atau pertemuan dan event lainnya.

Resort yang berada ditengah-tengah pedesaan ini sudah menerima wisatawan untuk menginap disana. Saat ini harga terendah resort adalah sebesar 350 ribu rupiah per malam dan resort rumah kayu seharga 1 juta rupiah per malam. Jika rekanmbois menginap di sini akan disuguhi nuansa pedesaan jaman kerajaan Hindu Jawa. Pasalnya banyak ornamen bangunan dan arsitektur yang sangat kental dengan arca kerajaan. Arca dan Relief dewa-dewi berjajar mulai pintu masuk hingga sudut resort ini. Pahatan relief dan Patung juga melengkapi bangunan besar ditengah-tengah resort yang identik dengan sebuah candi. Bangunan ini menurut rencana akan dijadikan ruang serbaguna dan museum pertanian.

Lembah Tumpang
Lembah Tumpang

Pengerjaan Relief dan pemahatan arca sebagian besar dikerjakan di lokasi ini, dan sebagian didatangkan dari luar Malang. Informasi yang didapat oleh malangmbois.com, pengerjaan relief dan patung di lokasi resort ini hanya memakan waktu kurang dari satu bulan lamanya.

“Dengan adanya Resort Lembah Tumpang ini, kami berupaya menambah kesejahteraan warga sekitar”, ujar Yuni selaku perwakilan manajemen Lembah Tumpang saat diwawancarai malangmbois.com di ruang kerjanya. Lebih lanjut, wanita kelahiran Blitar ini menambahkan bahwa resort ini dibangun untuk menjaring para wisatawan yang akan berkunjung ke Gunung Bromo melalui Tumpang. (apryaje/foto:apryaje artworks)

LEAVE A REPLY