Home Berita Gubuk Baca Gang Tato, Merubah Stigma Negatif Publik Menjadi Positif

Gubuk Baca Gang Tato, Merubah Stigma Negatif Publik Menjadi Positif

0
SHARE

 

Sebuah pemandangan indah yang terpancar dari persahabatan yang kental  dengan teman sebaya, begitulah yang kami team malangmbois dapatkan ketika berkunjung ke sebuah kampung di JL Kolonel Sogiono gang 2, Kemantren Jabung, Kabupaten Malang. Atau lebih dikenal dengan sebutan “ Gang Tato “ oleh warga sekitar.

Kenapa disebut gang tato?
SobatMbois, Memang mayoritas para pemuda didaerah ini mempunyai rancah ditubuh alias Tatto, dari situlah awal mulanya kampung ini disebut Gang tato.  Tetapi tidak semua yang bertato itu negatif, dan kita harus memperbaiki generasi muda yang lebih baik dari kita “, begitulah yang dikatakan FJ. Lucas , salah seorang  pemuda yang menjadi pelopor Gubuk Baca Gang Tato.

Memang di tengah perkembangan tekhnologi dan gadget yang semakin berkembang, kebanyakan dari anak-anak lebih sering menggunakan gadget untuk menghabisakan waktunya, dan juga kadang mengurangi porsi jam belajar, selain itu komunikasi dan sosialisasi dengan teman hanya dilakukan di sekolah saja. Tak heran jika dengan teman sebaya di sekitar rumah jadi tidak akrab dan harmonis.

Karena itulah para pemuda bertato, yang digawangi FJ. Lucas, Jb, Cetol, Icroul, condro dan beberapa yang lain, mulai berkeinginan mencari cara sedikit demi sedikit untuk merubahnya. Berdirilah Gubuk Sederhana namun layak digunakan untuk anak-anak kampung ini belajar bersama, bermain, dan  membuat aneka kreatifitas. Sehingga waktu mereka bersama teman-teman lebih banyak dan bermanfaat. Sedikit demi sedikit lepas dari Gadget dan PS game.

Walaupun Gubuk baca ini murni swadaya warga, tetapi sudah terdapat banyak buku-buku materi,  yang juga didapatkan dari bantuan dari rekan-rekan Pustaka Keliling, gubuk baca Lentera Negeri, dan komunitas Jabung Bersatu. Sehingga membantu proses belajar bersamanya.

Tak hanya itu anak-anak disini juga dilatih kreatifitas membuat kesenian dan kerajinan, mulai dari topeng, anyaman, rajut, dan mengolah plastik bekas menjadi barang yang lebih berguna. Belajar musik pun didapatkan disini.

Sering kali juga dibantu oleh Mahasiswa KKN Universitas Negeri Malang, sebagai kakak pembina disini.

Sehingga sekarang sudah berkembang menjadi 3 Gubuk baca di daerah Jabung:
– Gubuk Baca Gang Tato
– Gubuk Baca Bhineka Tunggal Ika
– Gubuk Baca Kampung Puring
Yang setiap bulannya mengadakan kumpul belajar dan maen bareng. ( penulis/ foto: Hedta )

 

 

 

 

LEAVE A REPLY