Home Berita Festival Bakso & Cwimie, hadir di depan Balai Kota Malang tanggal 19-20...

Festival Bakso & Cwimie, hadir di depan Balai Kota Malang tanggal 19-20 Juli 2017

0
SHARE
Kabar gembira untuk kalian yang suka kuliner  bakso dan cwi mie. Jangan lewatkan Festival Bakso dan Cwi Mie yang akan diselenggarakan pada 19 dan 20 Juli 2017 mendatang.

Mengenai wisata kuliner, sudah bukan rahasia umum jika Malang terkenal dengan bakso dan cwimie yang berbeda dari kota-kota lain di Indonesia. Mulai dari bakso bakar, hingga varian mie yang berbeda-beda menjadikan Malang layak sebagai destinasi kuliner yang didatangi wisatawan.

Karena alasan tersebut, Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Malang mengkolaborasikan dua menu andalan Kota Malang kedalam kegiatan dengan tajuk Festival Bakso dan Cwimie (FBC) Khas Malang.

Febi Damayanti, Bendahara BPPD Kota Malang menjelaskan jika event ini bertujuan untuk mengumpulkan pedagang bakso dan cwimie dalam satu acara dengan tujuan mereka memperkenalkan produk bakso dan cwimienya dan bisa saling bekerjasama membangun Kota Malang sebagai kota bakso dan cwimie.

“Sebenarnya banyak makanan khas yang ada di Malang ini, tapi memang yang terkenal ini ya bakso dan cwimienya, untuk itu BPPD membuat kegiatan yang menyatukan dua jenis makanan tersebut kedalam festival dengan tujuan untuk mendongkrak Kota Malang sebagai kota kuliner bakso dan cwimie,” terang wanita berjilbab tersebut, Sabtu (8/7).

Sementara itu, Ketua Pelaksana FBC, Brando Alfonso juga menjelaskan jika momen penyelenggaraan even FBC ini bertepatan dengan agenda APEKSI (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia) yang akan diselenggarakan di Kota Malang pada bulan Juli mendatang dan dihadiri 90 kota seluruh Indonesia yang diwakili langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Walikota dan beberapa pejabat pemerintahan terkait, sehingga sangat berpotensi dalam memperkenalkan bakso dan cwimie ke tanah air.

“Akan ada ratusan orang dari 90 kota yang hadir ke Kota Malang, sehingga tujuan kita untuk mendongkrak Malang sebagai kota Bakso dan Cwimie ke Nasional dan Internasional terbuka lebar. Untuk itu kami berharap adanya kolaborasi yang bagus dengan para pelaku bisnis bakso dan cwimie yang ada di Malang Raya,” terang pria yang akrba disapa Nando tersebut.

FBC sendiri akan diselenggarakan pada tanggal 19 – 20 Juli 2017 mendatang dihalaman depan Balaikota Malang dan sepanjang Jalan Kertanegera. Sekitar 100 stan bakso dan cwimie disediakan oleh panitia.

Tidak hanya memperkenalkan bakso dan cwimienya saja, kegiatan tersebut juga dimeriahkan dengan beberapa hiburan mulai dari pertunjukan budaya, senam aerobic, hiburan musik dan bintang tamu Cak Kartolo yang akan berpartisipasi dalam mensukseskan festival kuliner tersebut.

“Intinya kita tidak hanya memperkenalkan  kulinernya khas Malang, tapi juga tradisi dan budayanya. Untuk itu setiap event selalu kita selipkan dengan pertunjukan seni budaya,” tutup Nando.

Mengenai suasana festival sendiri, lanjut Febi, akan dikemas tidak seperti festival, melainkan seperti tempat nongkrong kuliner lengkap dengan pedestrian dan tempat makan dipinggir jalannya. Selain itu pembayarannya juga berbeda yakni  bertransaksi menggunakan nontunai dengan harapan bisa membantu pemerintah dalam mensukseskan gerakan Bank Indonesia terkait gerakan nasional nontunai (GNNT).

“Jadi nanti konsepnya itu seperti tempat kongkow dimana kita juga menyediakan meja kursi untuk makan ditempat. Selain itu pembayaran juga bisa nontunai karena kita ingin membiasakan warga Malang untuk bertransaksi nontunai,” terang Febi.

 

LEAVE A REPLY